Bookmark and Share

Jumat, 14 Juni 2013

Pengharapan Kekal Dibalik Penderitaan

Pengharapan Kekal Di Balik Penderitaan 
“Dan bukan hanya itu saja. Kita malah bermegah juga dalam kesengsaraan kita, karena kita tahu, bahwa kesengsaraan itu menimbulkan ketekunan,
dan ketekunan menimbulkan tahan uji dan tahan uji menimbulkan pengharapan.
Dan pengharapan tidak mengecewakan, karena kasih Allah telah dicurahkan di dalam hati kita oleh Roh Kudus yang telah dikaruniakan kepada kita.” Roma 5:3-5
*courtesy of PelitaHidup.com
Rasul Paulus telah memberikan pelajaran yang sangat berarti bagi kita melalui kehidupan yang dilaluinya. Secara manusia dia lebih banyak melalui penderitaan setelah dia menerima Kristus sebagai Tuhan dan Juruselamat hidupnya dibanding ketika dia belum mengenal Kristus. Segala kebanggaan dan kebesaran di masa lalunya justru hanya dianggap sebagai sampah yang tidak berarti. Tetapi penderitaan yang dialaminya membuat dia bangga atas apa yang dijalaninya.

Kesengsaraan – Suffering

Begitu banyak kesengsaraan yang Paulus lalui ketika mengabarkan Injil ke seluruh dunia. Dia menerima begitu banyak penolakan dari pengkabaran Injil yang dilakukannya. Dia menerima ancaman, aniaya, siksaan, musibah, dipenjara dan masih banyak penderitaan lainnya (2 Korintus 11:23-27).
Dalam segala hal kami ditindas, namun tidak terjepit; kami habis akal, namun tidak putus asa;
kami dianiaya, namun tidak ditinggalkan sendirian, kami dihempaskan, namun tidak binasa.” 2 Korintus 4:8-9


Tetapi apa yang Paulus lalui itu tidak membuat dia berhenti melakukan pekerjaannya. Ada kekuatan yang senantiasa membuat dia terus maju untuk melakukan pekerjaanya. Dia tahu bahwa dia akan menerima sesuatu yang sangat mulia atas apa yang dia lakukan pada saat itu. Bahkan Paulus berkata bahwa kita harus bermegah dalam kesengsaraan yang kita alami. Mengapa demikian?
Sebab itu kami tidak tawar hati, tetapi meskipun manusia lahiriah kami semakin merosot, namun manusia batiniah kami dibaharui dari sehari ke sehari.
*courtesy of PelitaHidup.com
Sebab penderitaan ringan yang sekarang ini, mengerjakan bagi kami kemuliaan kekal yang melebihi segala-galanya, jauh lebih besar dari pada penderitaan kami.” 2 Korintus 4:16-17

By : Moudie Kasenda 
Dikutip dari  Pelita Hidup

Pengharapan Kekal Dibalik Penderitaan

Tuhan Yesus menyembuhkan saya

Sekitar tahun 2004 saya menderita sakit dibagian antara dada dan perut samping kiri apabila saya terlalu banyak berdiri atau banyak melakukan aktivitas sakit ini pasti datang atau kambuh . Awalnya saya pikir penyakit ini hanya sakit biasa-biasa saja, setelah saya mencoba berbagai obat-obatan  tidak ada perubahan  akhirnya saya berobat disalah satu dokter perusahaan saya dan hasilnya dokter tidak dapat menditeksi penyakit saya dan jawabannya penyakit yg saya derita hanya karena otot yang kaku kesimpulannya, hanya sakit biasa-biasa saja .
Saya penasaran akhirnya saya ke dokter yang lain untuk memastikan penyakit yg saya derita ternyata dokter ini juga  tidak bisa menyembuhkan penyakit saya. Saya tidak menyerah saya konsultasi kebeberapa dokter yg saya kenal tapi semuanya tidak ada hasil. Setahun berjalan sudah penyakit saya tidak ada perubahan ketika saya terlalu banyak berdiri atau biasanya kalau saya jala-jalan berbelanja atau terlalu banyak berdiri bagian bawah dada sebelah kiri terasa sakit menusuk dan terasa nyeri sekali sampai2 saya harus mencari tempat duduk untuk menahan rasa sakit yang saya derita, penderitaan ini saya harus alami berulang ulang dan menjadi pergululan bertahun-tahun.
Akhirnya saya coba memeriksa disalah satu laboratorium dan tidak lupa juga saya ke tempat ronsen untuk foto bagian yang sakit  ,dan hasil yang saya terima semua chek up yang sudah saya lakukan, hasilnya semuanya baik tidak tidak ada masalah dan ini menjadi tanda tanya  bagi saya , menurut pemeriksaan medis dan dokter tidak ada masalah namun rasa sakit yang saya alami tidak kunjung sembuh. Akhirnya saya mengambil keputusan untuk tidak lagi memeriksakan penyakit saya ke dokter, saya mengambil keputusan menyerhakan penyakit ini kepada Tuhan Yesus karena tidak ada jalan lain hanya Yesus Tabib yang ajaib yg sanggub mengadakan mujizat, bagi manusia tidak mungkin tapi bagi Dia semuanya tidak ada yang mustahil , dan hanya doa yang saya panjatkan kehadirat Tuhan dan dengan iman  saya jalani pergumulan sakit  saya selama 4 tahun, dana selama 4 tahun juga, saya menanti dengan penuh harapan bahwa Yesus sanggup menyembuhkan sakit saya . Sebagai orang percaya saya mengakui penyakit ini hanyalah bagian proses Tuhan membentuk iman percaya saya, dan dengan hanya beharap kepada Tuhan, walaupun proses ini cukup lama akhirnya penantian itu pun saya raih lewat tangan  Yesus yang ajaib sanggup menjamah sakit saya tidak lewat obat-obatan atau perawatan dokter  hanya dengan Kasih karunia yang Ia berikan kepada setiap manusia dan saya menjadi bagian dari proses kesembuahan lewat mujizatTuhan Yesus yang ajaib.
Kesembuhan lewat tangan Yesus yang ajaib sudah bejalan satu tahun, dan hingga saat ini penyakit saya tidak pernah kembali lagi walaupun saya banyak melakukan aktivitras, banyak berjalan atau berdiri penyakit saya tidak pernah datang lagi dan sebagai ucapan syukur say bersaksi leawat ibadha  ataupu lewat kesaksian saya dalam tulaisan ini semoga kesaksian saya boleh kuatan baru bagi saudara2 yang sakitnya tidak lagi bisa disembuhkan lewat medis , para dokter  atauopun obat-obatan hanya dengan besandar kepada Yesus tekun dalam doa dan ibadah dan melakukan firman disaat itulah jamahantangan Tuhan menyembuhkan kita Halleluyah Amin.
Tuhan Yesus menyembuhkan saya

Rabu, 15 Februari 2012

Menanti Mujizat Setelah 10 Hari


Menunggu Mukjizat Selama 10 Tahun



Mereka yang memasuki pernikahan dan hidup berumah tangga, cepat atau lambat pasti mendambakan buah hati. Hal yang sama juga dirasakan oleh Ellen dan Jantje yang melangsungkan pernikahan di tahun 1989. Namun setelah menjalani pernikahan selama tiga tahun, mereka tidak juga mendapatkan momongan.
“Kami inginnya ada seorang anak di rumah,” demikian ungkap Ellen, “tapi kok sampai saat ini belum punya.”
Mereka tidak hanya menunggu tanpa kepastian, Ellen dan Jantje mengunjungi dokter.
“Kami masing-masing periksa, dokter yang bagian laki-laki mengatakan bahwa saya tidak memiliki masalah. Saya bilang : wah, kalau begitu saya dalam posisi aman,” tutur Jantje.
Namun bagaimana dengan kondisi istrinya, Ellen?
“Waktu dokter itu melihat istri saya, dia menatap istri saya dan berkata kalau istri saya bermasalah.”
Ellen ternyata memiliki masalah pada indung telur bagian kirinya. Saat vonis dokter itu dinyatakan, hal ini menjadi pukulan yang berat bagi Ellen. Sebagai wanita, ia merasa tidak berharga.
“Rasanya saya tidak ada artinya bagi dia. Dia selalu menguatkan saya, dia bilang: udah, ngga papa kok,” ungkap Ellen.
Jantje sangat mengerti perasaan istrinya saat itu, ia terus menghibur dan menguatkan iman istrinya. Ia pun tidak menyerah, berbagai upaya medis mereka lalukan bersama namun tetap tidak membuahkan hasil.
“Mungkin sebagai laki-laki saya bisa tahan, tapi istri saya lebih banyak nangisnya kalau teman-teman lain sering becanda.”
Terluka, sedih dan merasa rendah diri, itulah yang dirasakan oleh Ellen. Tidak jarang ia juga berbohong dan berpura-pura sedang hamil untuk menepis cibiran dari teman dan saudara. Jantje terbukti lebih kuat dari Ellen, sambil berseloroh: “Kalau Tuhan beri anak, puji Tuhan. Tapi kalau sampai kami kakek nenek Tuhan tidak beri, kan masih ada panti jompo.”
Lelah berharap kepada dokter, Jantje dan Ellen memutuskan sebuah ide gila.
“Tiap kali kami pulang malam, saya lihat anak-anak dipinggir jalan, saya sering tawarkan : Mau jadi anak om ngga? Kalau kamu ikut sama om, om akan pelihara kamu.”
Tidak hanya itu, kadang mereka pulang malam dan mengikuti ibu-ibu yang terlihat berjalan sendirian sambil menggendong bayi.
“Kalau pulang malam, kalau ada ibu yang sedang menggendong seorang bayi sering saya bilang begini: Saya mau coba berhenti dulu, jangan-jangan dia buang. Karena saya sering baca koran,  ada orangtua yang membuang anaknya. Jadi kami putar mobil, ternyata tidak ada,” tutur Ellen sambil menahan air matanya.
Hingga suatu hari, Ellen dan Yantje didatangi seorang kerabat yang ingin memberikan anaknya pada mereka.
“Kerabat kami bawa anak yang maaf kata kepalanya penuh luka. Kami sudah ngurusin dia,” ungkap Ellen.
Jantje pun sangat bahagia dengan kehadiran anak itu, ia mencintai anak tersebut seperti darah dagingnya sendiri. Sayangnya,  kebahagiaannya tidak berlangsung lama. Setelah anak itu sehat dan sembuh dari sakitnya, mereka mengambilnya lagi. Jantje dan Ellen kembali terpukul karena mereka sangat mencintai anak itu.
“Waktu saya pulang, saya lihat anak itu tidak ada lagi di kamar. Keluarga takut karena mereka tahu kalau saya tahu pasti ngamuk.”
Begitu terpukulnya Jantje, emosinya tidak terkendali. Ia memutuskan menyendiri dalam kesedihannya.
“Saya keluar dari rumah dan marah-marah sepanjang jalan. Saya ingin duduk sendiri dan langsung menghadapkan wajah ke langit. Saya bilang: Tuhan! Engkau kan mengerti, saya kan rindu punya anak meskipun lewat apapun juga. Masakan Engkau setega itu,” tutur Jantje.
Sekalipun bertahun-tahun mereka lalui tanpa ada secercah harapan, Ellen dan Jantje tidak pernah melepaskan kepercayaan mereka kepada Tuhan. Janji Tuhan itulah yang mereka pegang dalam menantikan buah hati mereka.
“Percaya apa yang kami minta, Tuhan sudah jawab, itulah yang membuat saya kuat. Karena saya sudah meminta, istri saya sudah meminta, saya percaya  Allah akan buat yang terbaik.”
Tuhan akhirnya membuktikan bahwa Dia tidak pernah mengecewakan orang-orang yang berharap pada-Nya. Mukjizat terjadi, Ellen akhirnya hamil. Ketika melihat hasil test kehamilan, Jantje melompat-lompat kegirangan karena akhirnya harapannya terwujud.
Tetapi cobaan kembali menghampiri kehidupan Ellen dan Jantje. Saat usia kehamilan Ellen mencapai enam bulan, Ellen mengalami pendarahan. Dokter memberikan dua pilihan, pilih menyelamatkan sang jabang bayi atau ibunya. Diperhadapkan sebuah pilihan yang sulit, Jantje memilih sebuah alternatif lain, yaitu berdoa. Ia berseru kepada Tuhan memohon agar diselamatkan baik ibu maupun bayinya.
“Akhirnya suster datang dan berkata: Ibunya selamat, anaknya pun juga selamat,” ungkap Jantje bahagia.
Saat usia kandungan Ellen menginjak delapan bulan, ia harus menjalani operasi Caesar.
“Pada saat melahirkan, ari-arinya itu sudah hancur, memang sudah biru. Anak saya lahir itu mukjizat, karena secara manusia, dokter bilang ini anak makan pakai apa. Puji Tuhan, dia keluar beratnya bisa sampai 3,2 kg.”
Sepuluh tahun, Ellen dan Jantje melalui berbagai pergumulan dan penantian hingga akhirnya lahir buah hati mereka yang mereka beri nama Johanes Clever Buss.
“Tuhan itu luar biasa bagi saya. Tanpa kita sadari, pada saat kita mengalami masalah, Tuhan itu ada. Kalau kita mau bersabar, kita percaya, kita berdoa, pasti Tuhan akan berikan yang terbaik bagi kita,” demikian ungkap Ellen.
“Apapun yang kita alami dalam hidup kita, mungkin saat kita menanti jawaban doa, setahun, lima tahun ataukah sepuluh tahun, atau bahkan lebih, kita harus percaya bahwa janji dan rencana Tuhan itu tidak pernah gagal,” tutur Jantje penuh sukacita. (Kisah ini ditayangkan 21 Juni 2011 dalam acara Solusi di O’Channel).
Sumber Kesaksian:
Ellen & Jantje Haurissa (jawaban.com)
Menanti Mujizat Setelah 10 Hari

Jumat, 30 Desember 2011

manado by moudie kasenda




manado by moudie kasenda

Rabu, 20 April 2011

MUJIZAD YESUS KRISTUS

Menurut Injil kanonikal, Yesus melakukan banyak mukjizat dalam masa pelayanannya, yang dapat dikategorikan ke menyembuhkan orang sakit, mengusir orang yang kerasukan setan, mengendalikan alam, membangkitkan orang mati, dan Yesus sendiri bangkit dari kematian. Bagi orang Kristen, mukjizat ini diakui sebagai kejadian nyata.

Daftar isi

[sembunyikan]

[sunting] Jenis Mukjizat

[sunting] Penyembuhan

Kebanyakan keajaiban yang tertulis dalam Perjanjian Baru adalah yang menyangkut penyakit dan cacat. Injil memberikan gambaran yang bervariasi dalam tiap episode, kadangkala Yesus menyembuhkan hanya dengan mengatakan beberapa kata, atau dengan meletakkan tanganNya, dan lainnya menggunakan benda lainnya (seperti ludah atau lumpur). Mereka dicatat dalam ketiga Injil Sinoptik, tetapi tidak di Injil Yohanes.

[sunting] Pengusiran setan

Menurut Injil Sinoptik, Yesus melakukan banyak pengusiran setan dari orang-orang yang kerasukan setan. Mereka dicatat dalam ketiga Injil Sinoptik, tetapi tidak di Injil Yohanes.

[sunting] Mengendalikan alam

Injil mencatat beberapa kisah tentang kuasa Yesus terhadap alam, seperti memberi makan 5000 orang, menghentikan badai dan berjalan di atas air.

[sunting] Kuasa atas kematian

Injil Kanonikal melaporkan tiga kasus di mana Yesus membangkitkan orang mati, yaitu anak Jairus, anak janda di Nain, dan Lazarus. Selain itu ia sendiri bangkit dari kematian, yang merupakan mujizat yang terbesar.

[sunting] Mujizat yang dicatat

[sunting] dalam Injil Matius

[sunting] dalam Injil Markus

[sunting] dalam Injil Lukas

[sunting] dalam Injil Yohanes

[sunting] Referensi

[sunting] Pranala luar

[sunting] Mendukung

[sunting] Kritik

MUJIZAD YESUS KRISTUS

Rabu, 26 Januari 2011

Keajaiban dunia

Ini Dia 40 Keajaiban Dunia Yang Spektakuler


Pulau Paskah adalah sebuah pulau Polinesia di Samudra Pasifik tenggara. Sebuah wilayah khusus Chile yg dianeksasi pada 1888, Pulau Paskah secara luas yang terkenal dengan 887 patung-patung monumental. Ini adalah Situs Warisan Dunia dengan banyak pulau yang dilindungi dalam Taman Nasional Rapa Nui.
2. Machu Pichu (Peru)

Machu Picchu adalah sebuah situs Inca pra-Columbus yang terletak 2.430 meter (8.000 kaki) di atas permukaan laut. Kebanyakan arkeolog percaya bahwa Machu Picchu dibangun sebagai kawasan untuk kaisar Inca Pachacuti (1438-1472). Sering disebut sebagai “The Lost City of the Incas”.
3. Teotihuacan (Meksiko)

Teotihuacan adalah sebuah situs arkeologi yang sangat besar di Cekungan Meksiko, yang berisi beberapa struktur piramida terbesar dibangun di Amerika pra-Columbus. Selain struktur piramidal, Teotihuacan juga dikenal untuk kompleks perumahan yang besar.
4. Palenque (Meksiko)

Palenque adalah kota negara bagian di Meksiko selatan yang berkembang di abad ketujuh Masehi.
5. Château de Chambord (France)

merupakan salah satu Châteaux yang paling dikenal di dunia karena sangat berbeda dengan arsitektur Renaissance Perancis yang memadukan bentuk-bentuk tradisional Perancis abad pertengahan dengan struktur Italia klasik.
6. Chartres Cathedral (Perancis)

sebuah katedral Katolik Ritus Latin yang terletak di Chartres, sekitar 80 kilometer (50 mil) barat daya Paris, dianggap sebagai salah satu contoh terbaik di seluruh Perancis gaya arsitektur Gothic.
7. Pont du Gard (Perancis)

Pont du Gard adalah saluran air di Selatan Perancis yang dibangun oleh Kekaisaran Romawi, dan terletak di vers-du-Pont-Gard dekat Remoulins, di département Gard
8. Acropolis of Athens (Yunani)

acropolis paling terkenal di dunia. Meskipun ada banyak acropoleis lainnya di Yunani. Acropolis adalah batu beratap datar yang berada pada ketinggian 150 m (490 kaki) di atas permukaan laut di kota Athena, dengan luas permukaan sekitar 3 hektar.
9. Archaeological Site of Delphi (Yunani)

sebuah situs arkeologi dan sebuah kota modern di Yunani di selatan-barat Gunung Parnassus di lembah Phocis. Delphi adalah situs dari Orakel Delphi, peramal yang paling penting di dunia Yunani klasik, dan situs utama untuk penyembahan dewa Apollo. Di dalam Delphi adalah sebuah tempat panhellenic, di mana setiap empat tahun, mulai tahun 586 SM (Miller, 96) atlet dari seluruh dunia Yunani berkompetisi di Olimpiade Pythian.
10. Epidaurus Theater (Yunani)

Teater terbesar di yunani saat itu, bisa menampung lebih dari 15 ribu orang
11. Colosseum (Italia)

awalnya, adalah sebuah elips amfiteater di pusat kota Roma, Italia, yang terbesar yang pernah dibangun di Kekaisaran Romawi. Hal ini dianggap salah satu karya terbesar dari arsitektur Romawi dan rekayasa Romawi. Mampu menampung 50.000 penonton, Colosseum digunakan untuk kontes gladiator dan acara publik. Selain sebagai permainan gladiator, acara publik lainnya diadakan di sana, seperti pertempuran laut tiruan, berburu binatang, eksekusi, dan drama yang didasarkan pada mitologi klasik.
12. Grand Canal Of Venice (Italia)

Grand Canal sebuah kanal di Venesia, Italia. Membentuk salah satu koridor lalu lintas air besar di kota.
13. Pompeii (Italia)

Pompeii adalah reruntuhan di Naples modern di wilayah Italia Campania, di wilayah Comune di Pompeii. Seiring dengan Herculaneum, kota tetangga, Pompeii hancur dan sepenuhnya terkubur selama bencana letusan gunung berapi panjang Gunung Vesuvius pada 79 Masehi.
14. Piazza del Campo (Italy)

Piazza del Campo adalah daerah publik utama pusat bersejarah Siena, Toscana, Italia dan merupakan salah tempat pemerintahan terbesar abad pertengahan Eropa.
15. Hieronymites Monastery (Portugal)

terletak di distrik Belem Lisbon, Portugal. Biara megah ini dapat dianggap salah satu monumen yang paling menonjol di Lisbon dan tentunya merupakan salah satu prestasi paling berhasil gaya Manueline (Portugis akhir-Gothic).
16. Alhambra (Spanyol)

sebuah istana dan kompleks benteng dibangun pada pertengahan abad ke 14 oleh penguasa Moor dari Granada Emirat di Al-Andalus.
17. Chillon Castle (Swiss)

terletak di tepi Danau Jenewa di kotamadya Veytaux, di ujung timur danau, 3 km dari Montreux, Swiss. Puri/kastil ini terdiri dari 100 gedung independen yang terhubung secara bertahap menjadi bangunan besar.
18. Stonehenge (Inggris)

Stonehenge adalah monumen prasejarah yang terletak di daerah Wiltshire Inggris, sekitar 3,2 kilometer (2,0 mil) barat Amesbury dan 13 kilometer (8,1 mil) utara Salisbury. Salah satu situs paling terkenal di dunia, Stonehenge terdiri dari Earthworks pengaturan melingkar mengelilingi sebuah batu besar berdiri. Hal ini ada di pusat kompleks yang paling padat Neolitik dan Zaman Perunggu monumen di Inggris, termasuk beberapa ratus gundukan pemakaman.
19. Piramida (Mesir)

diyakini piramida ini dibangun sebagai makam untuk Firaun dinasti keempat Mesir Khufu (Cheops dalam bahasa Yunani) dan dibangun selama periode 20 tahun. Piramida Agung terdiri dari lebih dari 2,3 juta blok batu kapur
20. Abu SImbel (Mesir)

dua kuil batu besar di Nubia, Mesir selatan di tepi barat Danau Nasser sekitar 290 km barat daya Aswan. Ini merupakan bagian dari Situs Warisan Dunia UNESCO. Candi kembar ini awalnya dipahat dari gunung pada masa pemerintahan Firaun Ramses II di abad ke-13 SM, sebagai monumen abadi untuk dirinya dan ratunya Nefertari, untuk memperingati dugaan kemenangan di Pertempuran Kades
21. Karnak (mesir)

terdiri dari konglomerasi besar candi hancur, kapel, tiang dan bangunan lain, terutama Candi Agung Amin dan struktur besar dimulai oleh Firaun Amenhotep III (ca. 1391-1351 SM). Terletak dekat Luxor, sekitar 500 km selatan Kairo, di Mesir. Daerah sekitar Karnak adalah Mesir kuno Ipet-isut (“Paling Dipilih Tempat”) dan tempat utama pemujaan Triad Theban dengan dewa Amun sebagai pemimpin
22. Mortuary Temple of Hatshepsut (mesir)

terletak di bawah tebing di Deir el Bahari di tepi barat Sungai Nil dekat Lembah Para Raja di Mesir. Dirancang oleh arsitek Senemut, kuil kamar mayat didedikasikan untuk dewa matahari Amon-Ra dan terletak di sebelah pura mayat dari Mentuhotep II, yang menjabat baik sebagai inspirasi, dan kemudian, sebuah tambang. Hal ini dianggap salah satu “monumen Mesir kuno yang tak tertandingi.”
23. Leptis Magna (Libya)

kota yang menonjol dari Kekaisaran Romawi. Its reruntuhan terletak di Al Khums, Libya. Situs ini merupakan salah satu reruntuhan Romawi yang paling spektakuler dan murni di Mediterania. Kota ini tampaknya telah didirikan oleh koloni Phoenician sekitar tahun 1100 SM
24. Timbuktu (Mali)

sebuah kota di Region Timbuktu, di negara Afrika Barat Mali. bangunan ini dibuat oleh kesepuluh mansa Kekaisaran Mali, Mansa Musa. Ini adalah rumah bagi Sankore University dan madrasah lainnya, dan merupakan modal intelektual dan spiritual dan pusat penyebaran Islam di seluruh Afrika pada abad ke-15 dan 16.
25. Angkor Wat (Cambodia)

sebuah kompleks candi di Angkor, Kamboja, dibangun untuk raja Suryavarman II di awal abad ke-12 sebagai kuil negara dan ibu kota. Sebagai candi terbaik diawetkan di situs, ini adalah satu-satunya untuk tetap menjadi pusat keagamaan penting
26. Tembok Besar China (RRC)

27. Forbidden City (RRC)

istana kekaisaran Cina dari Dinasti Ming ke akhir Dinasti Qing. Terletak di tengah Beijing, Cina, dan sekarang rumah Museum Istana. Selama hampir lima abad, ia menjabat sebagai rumah Kaisar dan keluarganya, serta pusat upacara dan politik dari pemerintah Cina. Sejak 1925, Kota Terlarang telah di bawah muatan Museum Istana, yang ekstensif koleksi karya seni dan artifak dibangun atas koleksi kekaisaran Ming dan dinasti Qing
28. Terracotta Army (China)

Perkiraan saat ini adalah bahwa dalam tiga lubang berisi Tentara Terracotta ada lebih dari 8.000 tentara, 130 kereta dengan 520 kuda dan 150 kuda kavaleri, yang sebagian besar masih dikubur di lubang. Banyak arkeolog percaya bahwa ada banyak lubang masih menunggu untuk ditemukan
29. Hanging Temple of Hengshan (China)

Candi yang dibangun di tebing. Candi ini merupakan salah satu atraksi wisata utama dan situs sejarah di daerah Datong. dibangun lebih dari 1.500 tahun yang lalu
30. Leshan Giant Buddha (China)

Ini adalah batu berukir Buddha terbesar di dunia. tingginya 71 meter (233 kaki), patung itu menggambarkan seorang Buddha Maitreya duduk dengan tangan bertumpu di lututny
31. Taj Mahal (India)

sebuah makam yang terletak di Agra, India, dibangun oleh Kaisar Mughal Shah Jahan untuk mengenang istri kesayangannya, Mumtaz Mahal. Taj Mahal dianggap sebagai contoh terbaik dari arsitektur Mughal, gaya yang menggabungkan elemen dari Persia, India, dan gaya arsitektur Islam
32. Harmandir Sahib (India)

33. Meenakshi Sundareswarar Temple (India)

candi Hindu bersejarah yang terletak di kota suci Madurai, Tamil Nadu, India. Hal ini didedikasikan untuk Tuhan Shiva (dalam bentuk Indah Sundareswarar atau Tuhan) dan istrinya, Dewi Parvati (dalam bentuk Meenakshi). Candi Bentuk jantung dan garis hidup tahun 2500 kota tua Madurai. Kompleks rumah 14 Gopurams megah atau menara
34. Borobudur (Indonesia)

Sebuah kubah utama, terletak di pusat dari platform atas, dikelilingi oleh 72 patung Buddha duduk di dalam stupa yang berlubang. Monumen ini kedua tempat suci untuk Sang Buddha dan tempat untuk ziarah Buddhis. Perjalanan untuk peziarah dimulai di dasar monumen dan mengikuti jalan keliling monumen sambil naik ke atas melalui tiga tingkat kosmologi Buddhis, yaitu Kamadhatu (dunia keinginan), Rupadhatu (dunia bentuk) dan Arupadhatu ( dunia tak berbentuk). Selama perjalanan pemandu monumen para peziarah melalui sistem tangga dan koridor dengan 1.460 panel relief cerita pada dinding dan langkan
35. Kinkaku-ji (Japan)

kuil Buddha Zen di Kyoto, Jepang. Ini adalah salah satu pembangunan yang merupakan Budaya Kitayama periode Muromachi. Asli Kinkaku-ji dibangun pada 1397 untuk melayani sebagai vila pensiun bagi Shogun Ashikaga Yoshimitsu, sebagai bagian dari kekayaannya kemudian dikenal sebagai Kitayama
36. Bagan (Myanmar)

sebuah kota kuno di Divisi Mandalay Burma (Myanmar)
37. Banaue Rice Terraces (Philippines)

terasering tua berumur 2000-tahun yang diukir di pegunungan Ifugao di Filipina oleh nenek moyang penduduk asli
38. Russia

39. Wat Phra Kaew (Thailand)

dianggap sebagai candi Budha paling suci di Thailand. Terletak di pusat sejarah Bangkok (distrik Phra Nakhon), di lingkungan Grand Palace. Pembangunan kuil dimulai ketika Raja Buddha Yodfa Chulaloke (Rama I) memindahkan ibukota dari Thonburi ke Bangkok pada 1785. Tidak seperti candi lain tidak mengandung tempat tinggal bagi para rahib, melainkan hanya memiliki tinggi dihiasi bangunan suci, patung, dan pagoda
40. Wat Arun (Thailand)

Wat Arun adalah sebuah kuil Buddha (wat) di distrik Bangkok Yai di Bangkok, Thailand, di tepi barat Sungai Chao Phraya.
sumber: dunia-panas.blogspot.com
Keajaiban dunia

Minggu, 18 Juli 2010

Yesus menyembuhkanku


-->

Sekitar tahun 2004 saya menderita sakit dibagian antara dada dan perut samping kiri apabila saya terlalu banyak berdiri atau banyak melakukan aktivitas sakit ini pasti datang atau kambuh . Awalnya saya pikir penyakit ini hanya sakit biasa-biasa saja, setelah saya mencoba berbagai obat-obatan  tidak ada perubahan  akhirnya saya berobat disalah satu dokter perusahaan saya dan hasilnya dokter tidak dapat menditeksi penyakit saya dan jawabannya penyakit yg saya derita hanya karena otot yang kaku kesimpulannya, hanya sakit biasa-biasa saja .
      Saya penasaran akhirnya saya ke dokter yang lain untuk memastikan penyakit yg saya derita ternyata dokter ini juga  tidak bisa menyembuhkan penyakit saya. Saya tidak menyerah saya konsultasi kebeberapa dokter yg saya kenal tapi semuanya tidak ada hasil. Setahun berjalan sudah penyakit saya tidak ada perubahan ketika saya terlalu banyak berdiri atau biasanya kalau saya jala-jalan berbelanja atau terlalu banyak berdiri bagian bawah dada sebelah kiri terasa sakit menusuk dan terasa nyeri sekali sampai2 saya harus mencari tempat duduk untuk menahan rasa sakit yang saya derita, penderitaan ini saya harus alami berulang ulang dan menjadi pergumulan . bertahun-tahun.
         Akhirnya saya coba memeriksa disalah satu laboratorium dan tidak lupa juga saya ke tempat ronsen untuk foto bagian yang sakit  ,dan hasil yang saya terima semua chek up yang sudah saya lakukan, hasilnya semuanya baik tidak tidak ada masalah dan ini menjadi tanda tanya  bagi saya , menurut pemeriksaan medis dan dokter tidak ada masalah namun rasa sakit yang saya alami tidak kunjung sembuh.
       Akhirnya saya mengambil keputusan untuk tidak lagi memeriksakan penyakit saya ke dokter, saya mengambil keputusan menyerhakan penyakit ini kepada Tuhan Yesus karena tidak ada jalan lain hanya Yesus Tabib yang ajaib yg sanggub mengadakan mujizat, bagi manusia tidak mungkin tapi bagi Dia semuanya tidak ada yang mustahil , dan hanya doa yang saya panjatkan kehadirat Tuhan dan dengan iman  saya jalani pergumulan sakit  saya selama 4 tahun, dana selama 4 tahun juga, saya menanti dengan penuh harapan bahwa Yesus sanggup menyembuhkan sakit saya .
       Sebagai orang percaya saya mengakui penyakit ini hanyalah bagian proses Tuhan untuk membentuk iman percaya saya, dan dengan hanya beharap kepada Tuhan, walaupun proses ini cukup lama akhirnya penantian itu pun saya raih lewat tangan  Yesus yang ajaib sanggup menjamah sakit saya tidak lewat obat-obatan atau perawatan dokter  hanya dengan Kasih karunia yang Ia berikan kepada setiap manusia dan saya menjadi bagian dari proses kesembuahan lewat mujizatTuhan Yesus yang ajaib.
Kesembuhan lewat tangan Yesus yang ajaib sudah bejalan satu tahun, dan hingga saat ini penyakit saya tidak pernah kembali lagi walaupun saya banyak melakukan aktivitas, banyak berjalan atau berdiri penyakit saya tidak pernah datang lagi dan sebagai ucapan syukur saya bersaksi lewat ibadah  ataupun  lewat kesaksian saya dalam tulisan ini ,semoga kesaksian saya ini bolehmenjadi kekuatan baru bagi saudara2 yang sakitnya tidak lagi bisa disembuhkan lewat medis , para dokter  atau pun obat-obatan hanya dengan besandar kepada Yesus tekun dalam doa dan ibadah dan melakukan firman disaat itulah jamahan tangan Tuhan lewat bilur-bilur berdarah dikayu salib menyembuhkan saudara dan saya Halleluyah Amin.

Yesus menyembuhkanku

Sabtu, 17 Juli 2010

Tuhan Yesus menyembuhkan saya



     Sekitar tahun 2004 saya menderita sakit dibagian antara dada dan perut samping kiri apabila saya terlalu banyak berdiri atau banyak melakukan aktivitas sakit ini pasti datang atau kambuh . Awalnya saya pikir penyakit ini hanya sakit biasa-biasa saja, setelah saya mencoba berbagai obat-obatan  tidak ada perubahan  akhirnya saya berobat disalah satu dokter perusahaan saya dan hasilnya dokter tidak dapat menditeksi penyakit saya dan jawabannya penyakit yg saya derita hanya karena otot yang kaku kesimpulannya, hanya sakit biasa-biasa saja .

      Saya penasaran akhirnya saya ke dokter yang lain untuk memastikan penyakit yg saya derita ternyata dokter ini juga  tidak bisa menyembuhkan penyakit saya. Saya tidak menyerah saya konsultasi kebeberapa dokter yg saya kenal tapi semuanya tidak ada hasil. Setahun berjalan sudah penyakit saya tidak ada perubahan ketika saya terlalu banyak berdiri atau biasanya kalau saya jala-jalan berbelanja atau terlalu banyak berdiri bagian bawah dada sebelah kiri terasa sakit menusuk dan terasa nyeri sekali sampai2 saya harus mencari tempat duduk untuk menahan rasa sakit yang saya derita, penderitaan ini saya harus alami berulang ulang dan menjadi pergumulan . bertahun-tahun.
         Akhirnya saya coba memeriksa disalah satu laboratorium dan tidak lupa juga saya ke tempat ronsen untuk foto bagian yang sakit  ,dan hasil yang saya terima semua chek up yang sudah saya lakukan, hasilnya semuanya baik tidak tidak ada masalah dan ini menjadi tanda tanya  bagi saya , menurut pemeriksaan medis dan dokter tidak ada masalah namun rasa sakit yang saya alami tidak kunjung sembuh.
       Akhirnya saya mengambil keputusan untuk tidak lagi memeriksakan penyakit saya ke dokter, saya mengambil keputusan menyerhakan penyakit ini kepada Tuhan Yesus karena tidak ada jalan lain hanya Yesus Tabib yang ajaib yg sanggub mengadakan mujizat, bagi manusia tidak mungkin tapi bagi Dia semuanya tidak ada yang mustahil , dan hanya doa yang saya panjatkan kehadirat Tuhan dan dengan iman  saya jalani pergumulan sakit  saya selama 4 tahun, dana selama 4 tahun juga, saya menanti dengan penuh harapan bahwa Yesus sanggup menyembuhkan sakit saya .

       Sebagai orang percaya saya mengakui penyakit ini hanyalah bagian proses Tuhan untuk membentuk iman percaya saya, dan dengan hanya beharap kepada Tuhan, walaupun proses ini cukup lama akhirnya penantian itu pun saya raih lewat tangan  Yesus yang ajaib sanggup menjamah sakit saya tidak lewat obat-obatan atau perawatan dokter  hanya dengan Kasih karunia yang Ia berikan kepada setiap manusia dan saya menjadi bagian dari proses kesembuahan lewat mujizatTuhan Yesus yang ajaib.

Kesembuhan lewat tangan Yesus yang ajaib sudah bejalan satu tahun, dan hingga saat ini penyakit saya tidak pernah kembali lagi walaupun saya banyak melakukan aktivitas, banyak berjalan atau berdiri penyakit saya tidak pernah datang lagi dan sebagai ucapan syukur saya bersaksi lewat ibadah  ataupun  lewat kesaksian saya dalam tulisan ini ,semoga kesaksian saya ini bolehmenjadi kekuatan baru bagi saudara2 yang sakitnya tidak lagi bisa disembuhkan lewat medis , para dokter  atau pun obat-obatan hanya dengan besandar kepada Yesus tekun dalam doa dan ibadah dan melakukan firman disaat itulah jamahan tangan Tuhan lewat bilur-bilur berdarah dikayu salib menyembuhkan saudara dan saya Halleluyah Amin.
Tuhan Yesus menyembuhkan saya

Jumat, 16 Juli 2010

Suami Istri Yang Saling Menyakiti

detail_img
Dua insan yang dulunya saling mencinta, menjadi begitu saling membenci dan penuh dengan dendam.
"Sewaktu menikah, melihat suami saya berubah itu membuat saya berpikir - Kok bisa berubah begitu banyak dengan sifatnya sewaktu pacaran itu baik, tetapi begitu rumah tangga kok... berubah. Dalam hal kecilpun dia bisa marah. Pokoknya sifatnya ya dibilangin malah kasar dan mau menang sendiri, egois. Kadang dia suka bilang ke saya sebagai istrinya bahwa saya itu tak punya otak, tak sekolah. Sebagai istri, saya sakit hati dibilang begitu," ujar Allien, istri dari Herman.
Herman sendiri bertutur, "Istri saya suka ngomong kasar. Apapun ia berkata kasar, kadang-kadang perbuatannya pun kasar. Pernah saya lagi makan siang, saya tanya - ini sendoknya mana? - Dia lempar dari dapur sendoknya. Sakit hati saya disitu. Trauma. Saya paling gak suka perempuan itu galak. Yang saya tahu istri saya sewaktu pacaran itu tidak keras. Orangnya lemah lembut. Tetapi setelah menikah, dia kok semakin kasar terus."
Semakin hari permasalahan semakin menumpuk. Saling mempersalahkan dan menuduh sudah menjadi bagian hidup mereka sehari-hari.
Herman berkisah, "Berkomunikasi dengannya sudah susah sekali. Saya sudah berusaha ingin ngomong, tapi tak pernah ada yang namanya kesepakatan sama sekali. Karena jika saya sudah ngomong sepatah, dia sudah ngomong sepuluh kata. Jika saya sudah denger dia ngomong sepuluh kata, saya diam. Jadi masalah itu saya bawa pergi. Saya sering keluar itu karena menghindari percek-cokan."
Terkadang Herman sering mendapat telepon dari teman-temannya untuk pergi makan di malam hari. Meskipun bingung, tetapi sebagai istri Allien menerima saja suaminya pergi menerima ajakan keluar rumah dari teman-temannya.
"Saya setiap malam selalu ijin pergi sama istri. Malam ini saya bilang A ulang tahun, besok lain lagi si B yang ulang tahun. Padahal tidak pernah, kita perginya ke diskotik. Saya ngebohongin istri saya," ujar Herman.
Setiap suaminya pulang, terkadang dalam keadaan muntah. Kadang pintu ingin didobrak oleh suaminya. Terkadang ia merasa ia seperti pembantunya.
"Pada waktu itu saya tidak pernah memikirkan istri saya. Tidak ada sama sekali. Saya malah senang jika melihat istri saya menderita," ujar Herman.
Rasa benci menjadikan Herman semakin menggebu-gebu untuk membuat istrinya menderita. Bahkan pada saat mereka sedang berhubungan intim.
"Dalam berhubungan intim pun, saya rasanya ingin menyakiti dia terus. Jadi tidak punya rasa mesra. Inginnya, menyiksa. Inginnya merasa puas sendiri. Saya tidak pernah mikirin apakah istri saya itu merasa sakit, atau merasa terpuaskan. Tidak ada sama sekali," ujar Herman.
Merasa tidak berdaya menghadapi sikap suaminya, Allien pun mencari pelampiasan untuk membalas perbuatan suaminya. Ia melampiaskan pada anaknya. Anaknya sendiri pun ia pukuli. Suaminya tidak mengetahui perbuatan istrinya pada anak mereka.
"Jika bapaknya tahu, saya bisa digebukin oleh bapaknya," ujar Allien.
Allien menambahkan sambil terisak, "Dahulu saya tidak memiliki rasa kasihan sama anak, karena saya sering dipukulin oleh suami saya. Jadi anak pertama saya habis saya pukulin."
Allien sudah merasa tidak kuat. Kerap ia ingin merasakan untuk bunuh diri. Kalau malam melihat anaknya tidur, ia suka merasa kasihan. Tetapi jika keesokannya lagi suaminya melakukan hal yang sama, anaknya pun tetap menjadi sasarannya. Ia kerap melampiaskan rasa frustasinya pada anaknya.
Keinginan Herman untuk menaklukkan istrinya pun semakin tak terbendung lagi. Bahkan ia nekat menggunakan kuasa kegelapan.
"Saya sering merasa dibantah oleh istri saya. Saya ingin buktikan bahwa ia akan nurut jika saya pasang susuk. Saya pasang susuk karena saya ingin buktikan pada istri saya bahwa saya adalah orang perkasa, bahwa saya adalah kepala rumah tangga yang kuat," ujar Herman.
Tetapi setelah pasang susuk, Herman justru semakin tambah emosi. Apalagi jika ia melihat segala omongannya selalu dibantah oleh istrinya. Tetapi susuk itu tak pernah terbukti sama sekali. Tetap saja istrinya melawan dirinya.
"Saya tidak pernah menyadari bahwa saya itu jahat. Yang saya tahu bahwa perbuatan saya itu menyenangkan hati saya. Saya merasa hati saya puas dengan kelakuan-kelakuan yang saya buat untuk dia," ujar Herman mengungkapkan bagaimana dahulu hatinya sudah begitu bebal.
Dahulu saking kesalnya, Allien sempat berpikir untuk meracuni suaminya. Kadang jika sedang tidur, apabila sudah dirasuki setan, kadang-kadang ia ingin menusuk saja suaminya.
Bukan surga dalam rumah-tangga yang mereka rasakan, namun neraka di dunia yang harus mereka hadapi setiap hari. Tanpa mereka sadari, ada seseorang yang senantiasa berdoa dan berlutut kepada Tuhan bagi mereka.
Allien mengungkapkan, "Saya diberitahu oleh anak teman saya bahwa saya itu didoakan oleh teman anak saya melalui anak saya hingga berpuasa. Puasa doa, puasa doa... Bergumul untuk mama-nya. Oleh anak saya yang kedua, saya sering diajak komsel olehnya. Saya sering marah kepadanya menanggapi ajakan anaknya."
Tetapi suami Allien berkata kepada Allien ketika melihat ia menolak ajakan anak mereka, "Kamu itu tidak punya agama. Kalau kamu mati, saya buang ke laut mayat kamu. Saya tidak mau urus mayat kamu."
Perkataan itu selalu terngiang-ngiang di benak Allien. Dia pun menuruti saran anaknya untuk menghadiri kelompok doa tersebut. Ternyata dia merasakan sesuatu yang belum pernah ia rasakan sebelumnya.
"Jika di komsel kan suka sering didoain, suka ditanya apa pergumulan masing-masing dari kita. Saya bilang jikalau - ‘Saya tadinya belum mengenal Tuhan karena saya tadinya tidak percaya Tuhan. Hati saya kacau, hidup saya tidak tenang.' - Jadi saya pun didoakan. Rasanya enak sekali. Pikiran pun plong," Allien mengisahkan bagaimana ia merasa ketenangan ketika berkumpul bersama dalam komsel (komunitas sel, red).
Perubahan dari bagaimana ia tergabung dalam komunitas sel itu, ia merasa bahwa ia sudah lagi tidak marah-marah. Ia pun sudah tidak lagi memukul anak-anaknya. Dengan suami pun jika berbicara, ia sudah menjadi lebih lembut.
Tengah malam ia pun menjadi sering terbangun berdoa untuk suaminya. Kadang-kadang jika suami lagi tidur, ia sering tumpang tangan.
"Saya berdoa untuk suami saya agar karakternya berubah," ujar Allien.
Ternyata Herman sering tersadar bahwa di tengah malam istrinya sering mendoakan dirinya. "Ketika saya tertidur, saya sering tersadar jika istri saya bangun. Tetapi saya tidak tahu bahwa ia itu mendoakan saya," kisah Herman.
Suatu hari, kerap ketika pulang kerja Herman merasakan bahwa pekerjaan begitu sulit. Di rumah istrinya berkata, "Ya sudah, ke gereja saja. Pasti setelah gereja, pekerjaan kamu akan kelar."
Setelah mentok sana-sini, Herman teringat bahwa dahulu ia sering mendengar cerita bahwa Yesus itu melakukan banyak mukjizat, bisa menyembuhkan orang, dan lain-lain. Setelah berpikir, Herman mau juga untuk pergi ke gereja.
Herman lalu menghadiri kebaktian keluarga khusus untuk pasangan suami-istri untuk pertama kalinya. Ia merasakan sesuatu yang tak pernah terbayangkan sebelumnya olehnya.
"Saya merasakan hati yang hancur. Saya merasakan ada jamahan. Ada perasaan bersalah. Saya ingat segala yang saya perbuat sama istri dan keluarga saya. Saya teringat semuanya. Kenapa setiap mendengar lagu-lagu rohani, air mata saya selalu keluar? Disitu saya mulai merasa damai sekali di hati," kisah Herman mengenai pertobatan pertamanya.
Hari demi hari, keluarga mereka mulai mengalami perubahan yang menakjubkan.
"Dulu jika biasanya ngobrol-ngobrol di tempat tidur, jadinya berantem. Tetapi setelah ngobrolin Yesus, itu rasanya damai. Memecahkan masalah kami. Jika ada sifat pasangan yang tidak disukai, kami bicarakan. Lalu masing-masing kami berjanji tidak akan begitu lagi. Jadi sekarang ada komunikasi di antara kami. Bicara pun lemah lembut. Tidak lagi bentak-bentak seperti dulu," kisah Herman mengenai perubahan dalam keluarganya.
Bahkan anak-anaknya pun sekarang sudah berani untuk curhat kepada Herman. Istrinya pun sudah tidak lagi membantahi dirinya.
"Saya benar-benar percaya bahwa Tuhan saya, Tuhan Yesus itu adalah Tuhan yang benar-benar membawa kedamaian. Membawa sukacita buat keluarga saya. Membawa berkat dalam keluarga saya," ujar Herman.
Allien sendiri berkisah, "Saya benar-benar tak pernah terpikir bahwa suami saya bisa berubah begitu cepat. Tuhan benar-benar baik mengubah suami saya. Karakternya sudah berubah sama sekali. Tadinya yang mau menang sendiri, tetapi sekarang jika istri bicara, dia mau mendengarkan. Saya benar-benar mengucap syukur!"
Herman sendiri mengucap syukur sambil menangis, "Begitu besar kasihnya. Sehingga saya yang berdosa saja mau diampuni. Mau dipilih untuk diselamatkan. Yang saya rasakan begitu luar biasa adalah keselamatan yang diberikan oleh Yesus kepada saya. Ketika saya sedang berjalan di tempat yang gelap dahulu, saya tidak pernah tahu bahwa saya ada jalan yang di tempat terang. Tetapi ketika saya di tempat terang, barulah saya tahu bahwa jalan yang saya lalui dahulu adalah di tempat yang gelap. Sekarang saya merasa lebih berharga. Saya merasa berharga sekali." (Kisah ini ditayangkan 15 Juli 2010 dalam acara Solusi Life di O'Channel)
Sumber Kesaksian:
Herman

Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi
Suami Istri Yang Saling Menyakiti

Senin, 01 Maret 2010

RUMAH TANGGA DIPULIHKAN


Lepaskan Pengampunan, Rumah Tangga Dipulihkan



"Papa rencana akan mengirim saya ke Amerika untuk bersekolah, tetapi saya memilih berkeluarga karena saya jatuh cinta dengan laki-laki ini. Kita pacaran satu bulan dan memutuskan menikah," kata Elis membuka kesaksiannya.
Namun kenyataan ternyata tak seindah yang mereka bayangkan. Rumah tangga yang baru mereka bina terusik oleh rahasia masa lalu yang disimpan rapat-rapat oleh Antoni.
"Sejak awal malam pertama ada sesuatu yang salah. Bahkan dia tidak berhasil menunjukkan kepada saya tabungan yang dulu dia tunjukkan sama saya, juga tidak bisa membantu membayar mobil dan satu persatu ya motor ya kamera hilang jadi saya apa sih yang saya bikin. Saya seperti membeli kucing di dalam karung rasanya. Saya kecewa sekali. Saya gak duga sesuatu yang selama ini saya banggakan, pribadi yang saya banggakan. Papa udah bilang, ‘kalau kamu pilih menikah, maka kamu tidak sekolah ke Amerika' Saya pilih dia. Habis pulang kerja dia tidur, kalo saya ngajak cerita hal-hal lain dia sepertinya takut terungkap. Jadi ini membuat suasana rumah jadi panas. Saya juga jadi arogan karena mungkin saya harus jujur posisi saya lebih diatas angin dibanding dia. Dari sisi keuangan, dari sisi pengetahuan mungkin saya merasa saya hebat. Saya udah korbankan segala sesuatu buat kamu kok kamu buat saya seperti ini. sekolah saya korbankan, semua telah saya korbankan untuk seorang laki-laki yang sangat-sangat saya cintai." ungkap Elis menjelaskan awal pertengkarannya dengan sang suami.
Sikap Antoni terhadap istrinya bukanlah tanpa sebab dan itu semua bermuara pada saat dia pernah tinggal 11 tahun dengan seorang wanita di Papua. Perasaan bersalah dan takut peristiwa itu terbongkar membuatnya tertekan sehingga ia menjadi seorang yang pendiam. Sikap diam yang ditunjukkan oleh Antoni bukan membuat Elis semakin melembut, tetapi semakin keras.
"Waktu itu masih 3 bulan kehamilan anak saya yang kedua, Jonathan. Saya beritahu saya hamil karena memang kami jarang berhubungan dan kondisi tahun-tahun pertama kami menikah memang ribut melulu gitu ya. Keras kepala masing-masing, mau menang sendiri. Akhirnya suami saya tanpa sengaja saya kira bukan dari hatinya seperti itu mengatakan dia belum siap mempunyai anak lagi," ujar Elis.
"Waktu di telepon, ‘Pak, saya hamil terus gimana?' Terus saya jawab, ‘terus gimana?' Ya sudah gugurin aja kalau memang berat. Kok dia nanya gitu ya. Kami ini kan sudah lama tidak berhubungan ya. Saya pulang ke rumah dengan marah besar. Saya cuma bisa diam. Itu memang senjata saya, dari dulu diem, tetapi ternyata kediaman saya itu tidak bisa meng-clear-kan suasana," cerita Antoni.
Ketika sampai di rumah dari kantor, Elis membungkus pakaian Antoni, suaminya dengan maksud untuk mengusir. Merasa harga dirinya sudah terinjak-injak, kemauan sang istri pun akhirnya dituruti. Perceraian pun tidak bisa terhindarkan lagi.
"Sebetulnya rasa takut itu ada. Kalau dia gak balik gimana anak-anak, saya jadi janda dong. Tetapi, ingat-ingat kelakuan dia, terus rasa sesuatu salah yang tidak bisa dikomunikasikan, terus saya baru melahirkan, emosi saya masih tinggi banget. Itu nutupin semua rasa itu. Bahkan saya ingat berminggu-minggu rasa marah saya masih memuncak" kenang Elis.
14 Tahun Elis harus hidup bertiga dengan kedua anaknya. Masa itu bukanlah masa yang indah, melainkan masa-masa yang sungguh sangat sulit. Ayahnya dipanggil Tuhan setelah mengalami serangan jantung dan sempat dirawat 5 bulan di rumah sakit. Ibunya menderita kanker darah merah. Adiknya yang bungsu masuk ke penjara karena kasus narkoba, kedua anaknya mengalami sakit penyakit DBD, rumah sakit yang dipimpinnya mengalami permasalahan keuangan dengan mitra rumah sakit yang dipimpinnya selama 10 tahun itu. Hidupnya benar-benar kacau ketika itu. Kekayaan yang ia miliki selama ini habis sudah untuk membayar semua tanggungan yang dibebankan kepadanya. Jiwanya pun benar-benar capai menghadapi peristiwa demi peristiwa saat itu.  
Suatu hari, dalam perjalanan ke rumah, dia mengalami peristiwa yang mengherankan. Kaset yang baru ia beli memutar sebuah lagu yang berisi kata-kata yang menguatkan dan menyetak batinnya. Lagu itu seperti berkata bahwa ia sudah dipilih Tuhan sebelum bumi dijadikan, tidak ada sesuatu yang kebetulan jika ia hidup sampai saat ini. Namun, hatinya berontak, "Jika Allah itu ada, mengapa banyak kemalangan yang ia alami?" begitu pikiran Elis. Namun, kasih Tuhan yang Dia rasakan melalui lagu yang masih berputar tersebut membuatnya tidak dapat berkata-kata apa, selain berserah kepada-Nya.
Hari demi hari dilewati Elis sebagai seorang dokter di sebuah klinik kecil. Bagi Elis, Sabtu itu akan sama seperti biasanya. Dia tidak menduga akan mendapat sebuah kejutan. Seorang pria berjaket kulit yang sedang duduk di teras klinik yang disapanya ketika itu, tidak lain adalah Antoni, suami yang telah berpisah darinya berbelas-belas tahun lamanya. Gugup dan terkejut, ia pun masuk ke ruangan praktiknya. Di sana ia memanggil suster dan menceritakan mengenai apa yang dialaminya ketika ia menghadiri acara Healing Movement Camp.
Di sana, ia mengalami pemulihan dari Tuhan. Pada satu sesi mengenai luka batin, Elis harus membongkar isi hatinya yang hitam karena sakit hati dan dendam atas perbuatan sang Antoni, sang suami kepada Raja diatas segala raja. Lewat proses yang panjang, ia pun akhirnya dapat melepaskan pengampunan sejati kepada pria yang telah menyakiti hatinya tersebut.
14 tahun sudah Elis berpisah dengan Antoni. Saat Elis mengampuni Antoni dengan cara yang Tuhan inginkan, doanya pun terkabulkan pada Sabtu pagi itu.
"Setelah saya urus satu dua pasien, saya minta dia masuk. Saya bilang, ‘apa kabar?' Saya salam dia. Saya minta dia masuk persis dengan kondisi perkenalan saya pertama kali dengan dia di Biak," kata Elis.  
"Perasaan saya waktu pertama kali bertemu dengan istri saya sebetulnya biasa saja sih. Saya pengin ketemu untuk melihat anak-anak. "bagaimana sih keadaan mereka sekarang, tidak pernah terpikirkan untuk kembali lagi. Tidak terlintas sama sekali," ujar Antoni.
Kata-kata permintaan maaf akhirnya keluar dari mulut Elis kepada suaminya. Ia menyadari bahwa selama menjadi istrinya ia tidak bisa menjalankan fungsi sebagaimana mestinya. Dalam pertemuan itu, peluk dan cium diberikan Elis kepada Antoni sebagai bentuk kasih dan rasa rindu dirinya kepada sang suami. Pertemuan itu pun menjadi awal baru bagi keduanya untuk menjalin hubungan yang sempat terputus belasan tahun lamanya. Tuhan pun bekerja disana.
Berjalan dengan waktu dimana benih-benih cinta kembali bersemi di hati Elis dan Antoni, kedunya pun akhirnya memutuskan kembali meneguhkan pernikahan mereka yang sempat terkoyak belasan tahun
"Kami memutuskan untuk peneguhan itu sebetulnya keterbukaan saya waktu kejadian masa silam saya ceritakan dan istri saya sudah mengampuni dan memaafkan saya. Itu sebetulnya yang membuat saya lebih lega lagi untuk mengatakan, ‘ya sudah kita peneguhan kembali lagi'" kata Antoni.
9 September 2008, Tuhan menjawab doa Elis. Akhirnya dilangsungkan peneguhan pernikahan bagi Elis dengan Antoni.
"Aduh bahagiaaaa sekali lebih dari pernikahan pertama. Ini baru pernikahan saya bilang. Ini kerasa bahagia dari Tuhan bukan karena cinta buta, cinta yang menggebu-gebu, kedagingan, tetapi Roh, jiwa  semua dilibatkan sama Tuhan," aku Elis dengan wajah yang berseri-seri.  
"Saya sangat berterima kasih terutama kepada Tuhan Yesus. Saya bersyukur mendapatkan istri sebaik dia." Ungkap Antoni.
"Arti Tuhan Yesus buat kehidupan saya adalah segalanya. Dia nomor satu, baru keluarga saya. Bagi saya, Dia adalah hidup mati saya, nafas saya. Tanpa Dia, saya gak bisa apa-apa. Saya sudah menjalani pahit getirnya hidup sebagai orang berkecukupan sama sebagai orang yang sangat berkekurangan. Tetapi Tuhan tetap ada disana menopang saya. Kalau bukan karena Dia, mungkin saya sudah bunuh diri. Jujur saja, awal-awal perpisahan saya punya perasaan ingin bunuh diri karena kacau semua hidup saya, tetapi Tuhan pulihkan. Semua Tuhan izinkan terjadi dan semua Tuhan pulihkan terjadi, saya belajar hanya Tuhan yang bisa menyelesaikan permasalahan saya, hanya Tuhan Yesus yang bisa menguatkan dan membuka pintu-pintu kesempatan saya untuk bisa mendapatkan kemuliaan Dia karena saya melihat betul-betul ketika tidak ada jalan dan saya angkat tangan ke atas melihat Tuhan, Dia pasti membuka jalan," ujar Elis mengakhiri kesaksiannya. (Kisah ini ditayangkan 01 Maret 2010 pukul 23:00 Wib dalam acara Solusi Life di O'Channel).

Sumber Kesaksian:
Elis Anggraeni

Apakah Anda diberkati oleh artikel di atas? Anda ingin mengalaminya? Ikuti doa di bawah ini :

Tuhan Yesus, aku menyadari bahwa aku seorang berdosa yang tidak bisa menyelamatkan diriku sendiri. Aku membutuhkan Engkau. Aku mengakui bahwa aku telah berdosa terhadap Engkau. Saat ini aku minta agar darah-Mu menghapuskan segala kesalahanku. Hari ini aku mengundang Engkau, Tuhan Yesus, mari masuk ke dalam hatiku. Aku menerima Engkau sebagai Tuhan dan Juru Selamat satu-satunya dalam hidupku. Aku percaya bahwa Engkau Yesus adalah Tuhan yang telah mati dan bangkit untuk menyelamatkan dan memulihkanku. Terima kasih Tuhan, di dalam nama Tuhan Yesus Kristus aku berdoa. Amin!


Saya sudah berdoa dan mempercayai Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat secara pribadi

RUMAH TANGGA DIPULIHKAN